
Roh Kudus dengan setia membimbing kita, menuntun dengan kejelasan dan kebenaran yang selaras sempurna dengan Firman Tuhan. Saat kita mengikuti arahan-Nya, kita menjadi peserta yang rela dalam perluasan Kerajaan Allah.
Dia adalah penyelundup Alkitab Open Doors yang beroperasi di negara mayoritas Muslim yang menerapkan pembatasan—seorang pria yang telah belajar bekerja dengan tenang, hati-hati, dan selalu bergantung sepenuhnya pada Roh Kudus. Pekerjaannya berbahaya. Tertangkap berarti ditangkap, dan penangkapan berarti berakhirnya jalur pasokan Kitab Suci untuk menjangkau orang-orang percaya yang terisolasi.
Kemudian krisis pun datang. Kontak lokal utamanya—orang yang menjadi tumpuan segalanya—tidak dapat lagi membantu. Rute ditutup. Kementerian mengalami kebuntuan. Dia tidak tahu langkah selanjutnya yang jelas.
Ia melakukan satu-satunya hal yang ia tahu harus dilakukan: ia berdoa. Berjam-jam lamanya. Memohon kepada Tuhan untuk menunjukkan jalan ke depan. Dan saat ia berdoa, satu nama terus terngiang di hatinya. Hanya sebuah nama depan. "Peter." Ia tidak mengenal Peter dalam konteks ini. Nama itu tidak memiliki penjelasan logis. Tetapi nama itu tidak mau meninggalkannya.
Dengan mengambil risiko besar, ia melacak seorang pria bernama Peter, bertemu dengannya secara diam-diam, dan menceritakan seluruh kisah pekerjaannya — Alkitab, para percaya, kebutuhan, dan bahayanya. Kemudian ia menunggu. Beberapa hari kemudian, Peter kembali. Ia telah berdoa, dan ia mendapat jawaban: ia akan membantu.
Sebuah jalan baru terbuka. Alkitab mulai bergerak lagi. Dan penyelundup itu bersaksi bahwa di sepanjang peristiwa yang terjadi selanjutnya — penyeberangan perbatasan, nyaris celaka, dan penyediaan yang tepat waktu — jejak Tuhan tak dapat disangkal.
Tuhan sudah mengetahui nama Petrus sejak lama.
“Roh itu berkata kepada Filipus, ‘Dekatilah dan kejar kereta ini.’” (Kisah Para Rasul 8:29)
Duduklah dalam keheningan hari ini, dengarkan dengan penuh harap arahan khusus dari Roh Kudus.
Fokus pada 110 Kota Delhi; Mumbai; Bangalore; Hyderabad; Kolkata; Ahmadabad; Jaipur; beruntung; Kanpur; Patna.
Berdoalah agar Tuhan bertindak di seluruh kota-kota besar di India ini, rumah bagi ratusan juta orang dari berbagai bahasa, budaya, dan tradisi kepercayaan.
Mohon kepada Tuhan agar membuka hati kepada kebenaran-Nya, membangkitkan orang percaya yang rendah hati dan berani, dan menguatkan Gereja untuk membagikan kasih Kristus melalui belas kasihan, integritas, dan pelayanan.
Berdoalah agar Injil menyebar melalui keluarga, universitas, tempat kerja, dan lingkungan sekitar, membawa harapan, penyembuhan, dan transformasi bagi komunitas di seluruh negeri.
60 juta warga Brahmana di India tetap menjadi salah satu kelompok yang paling sedikit menerima penginjilan di dunia.


110 KOTA - Kemitraan Global | Situs oleh Media IPC.
110 CITIES - Proyek IPC a US 501(c)(3) No 85-3845307 | Info lebih lanjut | Situs oleh: IPC MEDIA