110 Cities
Choose Language
Kembali ke Panduan Doa

Apa itu Kelompok Masyarakat Perbatasan?

Anda akan menemukan frasa “Kelompok Masyarakat Perbatasan” di sepanjang panduan ini. Berikut artinya — dan mengapa hal itu penting.

Suatu kelompok masyarakat adalah komunitas yang berbeda yang terdiri dari laki-laki dan perempuan yang memiliki bahasa, budaya, dan identitas yang sama. Dunia ini memiliki ribuan kelompok masyarakat—dari suku Wolof di Senegal hingga suku Hui di Tiongkok, dari komunitas Brahmana di India hingga suku Arab Najdi di Arab Saudi. Setiap kelompok masyarakat berharga di mata Tuhan, dan setiap orang berhak mendapatkan kesempatan untuk mendengar Injil.

Kelompok Masyarakat Terpencil adalah kelompok di mana kurang dari 1 dari 1.000 orang — kurang dari 0,1% — mengikuti Yesus Kristus, dan di mana tidak ada komunitas Kristen yang mapan dan berkembang yang mampu membagikan Injil kepada anggota kelompok lainnya tanpa bantuan dari luar. Secara praktis, ini berarti bahwa sebagian besar orang dalam kelompok tersebut akan menjalani seluruh hidup mereka tanpa pernah bertemu dengan pengikut Yesus, membaca Alkitab dalam bahasa mereka sendiri, atau mendengar kabar baik dengan cara yang masuk akal dalam budaya dan dunia mereka.

Saat ini, sekitar seperempat dari seluruh umat manusia — kurang lebih 1,9 miliar orang — tinggal di dalam Kelompok Masyarakat Perbatasan. Ini bukanlah komunitas kecil dan terpencil. Kelompok ini mencakup beberapa populasi etnis terbesar di dunia, banyak di antaranya beragama Muslim, Hindu, atau Buddha, dan banyak yang tinggal di kota-kota besar yang menjadi fokus panduan ini.

Istilah ini tidak menyiratkan bahwa orang-orang ini bermusuhan atau tidak dapat dijangkau. Ini hanya berarti bahwa mereka, sampai saat ini, belum terjangkau — dan bahwa tanpa doa dan misi yang disengaja dan dipenuhi Roh Kudus, Injil kemungkinan besar tidak akan menjangkau mereka secara alami.

Justru karena alasan inilah kita berdoa.

Bagian Fokus Kelompok Masyarakat Perbatasan setiap hari menyebutkan satu komunitas tertentu dan mengajak Anda untuk mendoakan mereka secara khusus — dengan mempercayai Tuhan yang telah menyatakan:
“Mintalah kepada-Ku, maka Aku akan menjadikan bangsa-bangsa sebagai warisanmu.” (Mazmur 2:8)

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi:

crossmenuchevron-downarrow-up
id_IDIndonesian
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram